Hangat pelukmu tak dapat tergantikan
Kutetap terdekap oleh genggaman tanganmu
Seketika kau izinkanku tuk pergi
Pergi jauh tinggalkan semua
Tuk gapai semua anganku
Namun, jari-jemarimu tak mau lepaskanku
Semakin menjalar dan semakin erat
Dingin tanganmu kurasakan
Dingin tanganmu kurasakan
Tak kusangka kau teteskan air mata dipipimu
Ku termenung,
Hatiku seakan mengaisi kasih yang dulu pudar
Ku tak sanggup menahannya
Inilah penderitaan yang sesungguhnya
Sejenak meninggalkan pahlawan hidupku
Ku sadar semua itu karenamu
Kau pelindungku
Kau cintaiku
Kasih sayangmu lebih dari segalanya
Tak ada seorang bisa menggantikanmu
Kau bantu ku hidup
Kau penyelamatku
Walau nafasku seakan terhenti
Namun jiwaku tetap hidup
Air mata tak mampu mengaisi kasih itu lagi
Jangan tinggalkan aku
Kasihmu seumur hidupku
Ayahku, Pahlawanku
0 komentar:
Posting Komentar